Kucing

Diantara binatang yang ada di sekelilingku Aku  lebih senang memelihara kucing. Kenapa gak anjing atau yang lainnya?. Sebetulnya anjing juga lucu ketika masih anak-anak dan bisa jadi penjaga rumah tapi aku gak boleh  memelihara binatang gukguk ini.

Dulu sewaktu aku kecil ibuku memelihara kucing  dan beliau selalu berkata bahwa kucing itu hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW, sehingga sejak itu aku mulai menyayangi kucing. Tapi ketika di Jakarta dan anak-anaku masih kecil saudara-saudara melarangku untuk memeliharan kucing dengan alasan untuk kesehatan anak-anaku.

Bertahun-tahun tidak ada namanya kucing bermalam di rumah,  alias bebas kucing. Tetapi sejak aku  di bekasi tahun 2003 an deh kayaknya ku di kasih kucing turunan anggoran warna putih belang hitam lucu dan lebat bulunya, ku jatuh cinta dan mulai menyayanginya dan ku beri nama si Bule. Kemanapun ku pergi si Bule gak pernah ketinggalan dibawa serta lengkap dengan kandangnya.

Ada kejadian lucu, si Bule ku ajak serta ke Jakarta ke rumah kakaku dan karena ada suatu keperluan si Bule dititipkan di rumah kaka, gak tau apa masalahnya rupanya itu si Bule menghilang dicari-cari gak ketemu sampai kakaku kesal karena direpotin dengan kelakuan si Bule. Tapi sekarang si Bule pergi entah kemana begitu ada kucing baru yang bernama oneng ke rumah dan numpang beranak.

Kejadian unik lain sejak 2 tahun yang lalu saya punya 2 kucing yang warna putih ku beri nama si Monik dan yang ke-2 dapat dari Bandung namanya Niken. Keduanya sama-sama hamil dan melahirkan 4 anak. Tetapi si Niken kurang perhatian sama anaknya beda dengan si Monik, anaknya niken di cuekin aja sementara si monik dengan penuh kasih sayang disusui anaknya.

Karena anaknya Niken gak diurusin akhirnya mati dimakan kucing Jantan, nah lo !! Tapi walau begitu si Niken masih ada rasa keibuannya begitu anaknya mati, anaknya monik mulai dikuasai, dia mulai menyusui mulai mindah-mindahin anaknya monik. Monik begitu tau anaknya dipindahin gak tinggal diam, anaknya yang dipindahin dibawa lagi ke tempat asalnya di keranjang, alhasil karena keduanya gak mau kalah dan sibuk mindahin sana sini itu anak kucing akhirnya mati karena gak di susui, malangnya!!.

Selanjutnya si Niken dan Monik  udah punya anak lagi masing-masing 4, tapi setelah remaja yang tersisa 2 aja karena yang 6 dibuang adeku, bukannya tidak sayang tetapi karena pada waktu itu aku lagi di rawat di rumah sakit dan gak ke urusan. (Semoga Allah mengampuni aku karena sudah menelantarkan anak-anak kucing tersebut).

Sekarang anak niken kuberi nama Cimot dengan bulu lebatnya dan anak monik ku beri nama Acan dan mereka tumbuh besar. Sekarang Si monik juga sudah punya 4 anak lagi dan Niken punya 1 anak yang lucu berwarna hitam lebat dan nakal suka gigit-gigit jempol kaki.

Sebetulnya sih udah banyak yang bilang jangan pelihara kucing gak bagus buat kesehatan anak-anak dan suami, tapi hati ini rasanya tidak tega untuk mengusir mereka atau membuangnya. Sekarang Jumlah keluarga berbulu ini ada 9 ekor, dan ini tentunya memerlukan biaya juga, makanan mereka lebih mahal dari pada makananku tapi kami sekeluarga senang banget dengan kehadiran keluarga berbulu ini apalagi sama si bonto Cimit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco