Jurus manjur jadi PNS

Kamu punya cita-cita gak? dulu inget gak sewaktu kecil kalau ditanya cita-cita pasti jawabannya ingin jadi guru, polisi, dokter atau perawat. Begitupun saya  dulu waktu SD suka ditanya äpa cita-citamu nak” dan jawabannya berbeda-beda dari waktu ke waktu dan tidak fokus.  Saya waktu kecil ingin jadi guru tapi begitu masuk SMA aku pengen jadi Pramugari tetapi begitu tinggi badan gak mencukupi berubah  ingin jadi PNS. Setelah menyelesaikan kuliah nganggur 2 tahun.  Sudah banyak perusahaan yang dikunjungi untuk melamar pekerjaan tapi hanya sampai taraf wawancara hati saya mulai goyah ” saya  gak mau kerja disini, tapi  ingin jadi PNS”. Apa yang terjadi semua menolak lamaran saya.

Kemudian saya  inget sewaktu PKL di Kanwil V, Bandung, Kementerian Parpostel (sekarang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) disarankan bila ingin jadi PNS dan cari karir melamarnya ke Jakarta aja. Akhirnya saya turuti dan 5 kali ujian lolos terus sampai pada tahap pemberkasan, nah sewaktu di wawancara ditanya ”  siapa yang bertanggung jawab dgn berkas ini” saya  bingung dapat pertanyaan itu, krn takut itu merupakan syarat dan penentuan akhir sementara  gak punya sanak saudara saya  jawab aja “Bapak A” (maaf disamarkan) xixixi daripada nanti gak lolos. Tapi jurus ini manjur juga alhasil  diterima jadi PNS dan semenjak itu tersiar kabar bahwa saya adiknya bapak A tersebut, xixixi gapapa boong dikit.

Teman dan saudara saya pada bingung sewaktu saya   diterima jadi PNS karena untuk jadi PNS pada saat itu harus punya  kenalan atau suap, padahal saya tidak punya itu semua, ini murni dari Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco